Gerimis, Iringi ’Sin-cia’ di Magelang

Februari 1, 2009 at 11:45 pm Tinggalkan komentar


MAGELANG (KR – Hujan gerimis yang diyakini sebagai ‘pembawa rezeki’ di malam Sin-cia (pergantian tahun) tidak mengurangi kekhidmatan etnis Tionghoa di Kota Magelang maupun Muntilan. Mereka tetap bersemangat datang bersama keluarga baik ke tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang maupun ke Klenteng Hok An Kiong Muntilan, Minggu (25/1) malam.
Perayaan Imlek di Kota Magelang diawali dengan sembahyang tutup tahun (Ti Sik) dan dilanjutkan sembahyang buka tahun  (Cay Tiang) menjelang pukul 00.00. Meski demikian, warga sudah berdatangan ke TIID di Jl Pemuda sejak pukul 21.00 sudah banyak warga yang berada di TITD Liong Hok Bio Magelang, dan sekitar pukul 21.10 beberapa alat musik tradisional yang mengiringi kesenian Barongsay juga mulai ditabuh. Atraksi 2 Barongsay berwarna putih dan kuning yang memamerkan kemahiran melompat-lompat dan menari di atas 2 meja yang ada di halaman TITD Liong Hok Bio juga mendapat sambutan meriah.
Paul Chandra Wesi Aji, Ketua Yayasan Tri Dharma Magelang, kepada wartawan di antaranya mengatakan turunnya hujan ini menandakan banyaknya rezeki. Semakin besar hujannya diharapkan akan semakin besar pula rezekinya. Tahun 2560 dikenal dengan Shio Kerbau. Menurutnya, Tahun Kerbau melambangkan perlu adanya kerja keras di berbagai bidang.
“Mereka yang menggeluti dunia usaha juga harus lebih ulet dan tekun dalam karyanya, khususnya menghadapi krisis ekonomi global ini,” tandasnya. Karena itu dalam peribadatannya mereka juga memanjatkan doa, agar di Tahun Kerbau kondisi Indonesia juga lebih aman dan hidup masyarakatnya dapat lebih sejahtera.
Paul Chandra juga mengatakan, kirab kesenian Barongsay dan Liong Samsi keliling Kota Magelang rencananya akan dilaksanakan pada saat peringatan Cap Go Meh (Gwan Siauw), 9 Februari 2009 siang mendatang. Sebelumnya, yakni pada 2 Februari 2009 malam dilaksanakan sembahyang besar kepada Tuhan Yang Maha Esa (King Thie Kong) pukul 21.00 Pai Thian Kong, dan pada Selasa (3/2) dinihari sekitar pukul 01.30 dilaksanakan sembahyang atau puja bakti Sang Sien. Sabtu (7/2) juga dilaksanakan sembahyang memperingati kenaikan Kwan Sing Tee Kun.
Muntilan
Sementara masyarakat etnis Tionghoa di Muntilan merayakan Sin-cia dengan sederhana meski tetap khidmat. Pergantian Tahun Tikus ke Tahun Kerbau ini dilakukan dengan doa dan makan bersama (pay-cia) di Klenteng Hok An Kiong Muntilan.
“Tahun ini, kami hanya menggelar pay-cia di Klenteng. Untuk kegiatan yang lain, sementara tidak ada dulu. Kami ingin sederhana saja. Dalam pay-cia, seluruh tamu secara bersama-sama minum teh manis, menyantap manisan dan aneka macam makanan yang lain. Bagi keluarga mampu, mereka membagi-bagi angpao pada anak-anak kecil yang ikut datang,” kata Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hok An Kiong Muntilan, Budi Raharjo didampingi Panut, penjaga klenteng Senin (26/1).
http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=189786&actmenu=38

Entry filed under: Kabar Terkini. Tags: .

TIGER NEW GANTI BAJU Tanah Longsor Tutup Jalur Ketep Pass

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

kabar terbaru

mini statistik blog

  • 49,671 hits

RSS image shake

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Media.com


%d blogger menyukai ini: