Magelang Langka Premium

Januari 5, 2009 at 3:12 pm Tinggalkan komentar

MAGELANG (KR) – Pemilik kendaran, baik roda dua maupun empat yang melintas di wilayah Magelang, maupun warga Magelang sendiri, kesulitan mendapatkan premium. Di sejumlah SPBU di wilayah ini terpampang tulisan ‘premium habis’ atau ‘bensin habis’. Hal ini mengakibatkan, beberapa pembeli kecele. Tidak sedikit yang kemudian menyerbu ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) lain yang tidak kehabisan. Akibatnya, terjadi antrean panjang di SPBU tersebut.

Dari pantauan KR Senin (5/1), jenis BBM yang kehabisan persediaan hanya khususnya untuk jenis premium. Untuk solar dan pertamax, secara umum lancar tidak ada gejolak. Di SPBU Mertoyudan misalnya, sejak pagi persediaan premium telah habis. Padahal, sejak malam sebelumnya, pengelola SPBU telah minta jatah pengiriman. Namun hingga siang ini, pesanan premium belum juga dikirimkan.

Sebelumnya, SPBU 4456104 New Armada Mertoyudan juga sempat mengalami hal serupa. Pada Minggu pagi, persediaan premium telah habis. Padahal, persediaan premium ditempat ini rata-rata sebanyak 16 ribu ton per hari. Namun demikian, pesanan premium baru dikirim Minggu malamnya sekitar pukul 20.00 wib. “Kami sebenarnya sudah pesan sebelum persediaan habis. Namun tidak tahu kenapa, sampai terlambat,” kata salah satu petugas SPBU.

Kelangkaan BBM jenis premium tersebut terjadi, diduga terkait rencana pemerintah yang akan mengevaluasi harga BBM setiap tanggal 1 dan 15 setiap bulannya. Akibatnya, sejumlah pemilik SPBU, memilih mengurangi persediaan BBMnya.

Pada umumnya, mereka takut jika telanjur menambah stock sebelum tanggal 1 kemarin, harganya akan diturunkan lagi seperti kejadian pertengahan Desember lalu. Dimana, mereka telanjur menyetok, tapi pemerintah menurunkan harganya. Akibatnya mereka mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Pembangunan SPBE Dikebut
Sementara itu menyusul akan diberlakukannya konversi minyak tanah (minah) ke gas elpiji di Wonosobo, Pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Sawangan Selokromo terus dikebut. Ditarget Mei 2009 nanti SPBE sudah siap difungsikan untuk mencukupi kebutuhan elpiji di 4 agen yang ada di kabupaten ini.

“Sebelum SPBE jadi, konversi minah belum bisa dilakukan. Karena adanya SPBE akan mempermudah kelancaran distribusi di tingkat agen. Selain itu juga untuk menjamin agar harga elpiji sampai di tingkat pangkalan bisa sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan,” tutur Kabag Perekonomian Setda Wonosobo, Retnoningsih kepada KR, Senin (5/1).

Sejauh ini, lanjutnya, masyarakat masih bertumpu pada minah untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari. Namun yang menjadi masalah adalah ketersediaan minah saat ini sudah menjadi barang langka. Konversi belum dilakukan tapi kuota minah untuk Wonosobo sudah dikurangi hampir 50 persen.

“Dengan terbatasnya pasokan minah, jelas membuat kelangkaan. Pada akhirnya akan memicu melambungnya harga minah di tingkat pengecer. Harga minah yang sebelumnya rata-rata Rp 3.500 per liter, kini sudah mencapai Rp 6.000 per liter,”  tandasnya.

Seharusnya, kata Retnoningsih, sebelum konversi minah ke gas elpiji dilakukan, pasokan minah jangan dikurangi dulu. Dengan demikian harga minah bisa tetap stabil dan tetap terjangkau oleh masyarakat.
Namun kebijakan yang dilakukan justru sebaliknya, konversi belum dilakukan tapi kuota minah sudah dikurangi. Akibatnya pasokan tidak sebanding dengan kebutuhan, sehingga harganya menjadi melambung.  (Bag/Art/Yhr)-s kedaulatan rakyat http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=187918&actmenu=38

Entry filed under: Kabar Terkini. Tags: .

DI KAWASAN KAKI GUNUNG MERAPI; Kesenian Reog Dilestarikan Jawa Tengah SETIAP BULAN 10 GURU PNS PENSIUN ; Magelang Kekurangan 500 Guru SD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

kabar terbaru

mini statistik blog

  • 49,671 hits

RSS image shake

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Media.com


%d blogger menyukai ini: