DI KAWASAN KAKI GUNUNG MERAPI; Kesenian Reog Dilestarikan

Januari 4, 2009 at 12:45 pm 1 komentar

reog04/01/2009

KESENIAN tradisional reog, hingga kini masih  diuri-uri di kawasan kaki Gunung Merapi, Kabupaten Magelang. Sabtu (3/1) sore hingga malam hari, sekitar 8 grup kesenian reog di kawasan kaki Gunung Merapi pentas secara bergantian di halaman rumah di Dusun Ngargotontro Desa Sumber Kecamatan Dukun Magelang.
Termasuk grup kesenian reog dari Kota Magelang. Kalau setiap grup reog dibatasi jumlah pemainnya atau senimannya sekitar 40 orang, termasuk para penabuh alat musik gamelannya, maka ada sekitar 300 orang seniman reog lebih yang ikut berkiprah di kawasan kaki Gunung Merapi, Sabtu sore hingga malam lalu. Tidak sedikit warga yang menyaksikan penampilan grup-grup kesenian reog dari kawasan kaki Gunung Merapi ini.


Grup kesenian reog yang tampil, Singo Barong dari Ngargotontro Desa Sumber, Margo Utomo Karanglo Sawangan, Singo Bawono Sabrang Ngargomulyo, Singo Budoyo Wates Magelang, Singo Dilogo Gumuk Desa Sumber, Bangun Jiwo Gejiwan, Singo Buto Sewukan, dan Singo Dilogo Mudo dari Desa Krinjing.


Setelah secara resmi acara ini dibuka oleh Camat Dukun Wisnu Hardjanto BA, yang didampingi Kades Sumber Maryono maupun lainnya, dengan memukul gong, pementasan diawali dengan penampilan grup reog tuan rumah, Singo Barong Ngargotontro.


Seperti halnya pementasan kesenian reog di Ponorogo Jawa Timur, penampilan kesenian reog di kawasan kaki Gunung Merapi ini juga tetap memunculkan irama-irama beberapa alat musik tradisional khasnya, seperti kendhang, angklung, terompet yang memunculkan suara khas, gong maupun beberapa alat musik gamelan lainnya. Beberapa improvisasi juga ada yang dimunculkan, baik syair lagu yang dilantunkan, irama musik gamelan maupun lainnya.


Slamet Riyadi, Ketua Panitia Pentas Bareng Warga Reog kepada KR mengatakan, selain untuk memperingati 1 Sura, acara ini digelar juga untuk mendekatkan tali silaturahim dan melestarikan budaya di Kabupaten Magelang.
(Thoha)-s

Entry filed under: Kabar Terkini. Tags: .

PETANI MENILAI,SOAL HPP BARU GABAH DAN BERAS :Masih Kurang,Belum Menjamin Magelang Langka Premium

1 Komentar Add your own

  • 1. erdi  |  Januari 12, 2009 pukul 1:32 am

    Ternyata di daerah magelang juga ada kesenian reog..
    membangun dan mengadakan pentas bersama memang bagus
    dimana untuk mengeratkan silaturahmi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

kabar terbaru

mini statistik blog

  • 49,671 hits

RSS image shake

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Media.com


%d blogger menyukai ini: