TAKUT KENA SANKSI ; Warga Cari Akte Kelahiran

Januari 2, 2009 at 11:09 am Tinggalkan komentar

02/01/2009 14:08:38
MUNGKID (KR) – Warga Kabupaten Magelang, sejak awal Desember lalu mendatangi kantor kependudukan setempat.
Pada umumnya, mereka ingin mencari akte kelahiran sebelum UU No 23 tentang kependudukan 2006 diberlakukan Januari ini. Dalam UU tersebut, diisyaratkan jika warga berusia lebih dari 60 hari tidak memiliki akte kelahiran akan dikenai sanksi administrasi berupa denda maksimal Rp 1 juta.

Menurut Kepala Bidang Pelayanan, Pendaftaran dan Pencatatan Kantor Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Kabupaten Magelang Bambang Tumijo di kantornya kemarin mengatakan, bahwa selain takut terkena sanksi administrasi tersebut, sebenarnya kesadaran warga untuk tertib administrasi juga meningkat. “Sejak 2005 hingga saat ini, tren pencari akte kelahiran meningkat cukup pesat. Apalagi, sejak sosialisasi akan diberlakukannya UU No 23 Tahun 2006 itu dilakukan,” katanya.

Berdasar UU tersebut, jelas Bambang, anak umur 0 hingga 60 hari digratiskan dari segala biaya. Sedang anak umur 60 hingga 1 tahun, akan terkena sanksi administrasi berupa denda maksimal Rp 1 juta. Sementara untuk anak usia lebih dari 1 tahun, diharuskan melalui sidang pengadilan dan masih dikenai sanksi administrasi maksimal juga Rp 1 juta. “Sejak disosialisasikan UU ini, antusias warga untuk memiliki dan membuat akte kelahiran terus meningkat setiap harinya,” ujarnya.
Dikatakan Bambang, sekitar tahun 2005 lalu, rata-rata pencari akte kelahiran hanya sekitar 25 hingga 35 orang per hari. Namun sejak, disosialisasikan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebelum ada UU No 23 tahun 2006 itu, kesadaran warga terus meningkat.

“Setiap ada kesempatan sosialisasi, kami selalu tekankan untuk membudayakan tertib administrasi. Karena dengan tertib administrasi, maka akan memudahkan waga ke depannya. Di antaranya memudahkan warga mencari sekolah, pekerjaan, mengurus izin pernikahan, ke luar negeri, warisan, urusan bank dan yang lain,” jelasnya.

Terpisah, Sutrisno (43) warga Kaliangkrik membenarkan jika dirinya sedang mengurus akte kelahiran untuk anaknya. “Kalau sudah memiliki akte kan, lebih tenang. Selain itu agar tidak kena sanksi administrasi,” katanya. (Bag)-m [http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=187596&actmenu=38]

Entry filed under: Kabar Terkini. Tags: .

JELANG PILEG DAN PILPRES ; KPU Magelang Minta Tambah Dana Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Kodim Magelang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

kabar terbaru

mini statistik blog

  • 49,671 hits

RSS image shake

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Media.com


%d blogger menyukai ini: