JELANG PILEG DAN PILPRES ; KPU Magelang Minta Tambah Dana

Januari 2, 2009 at 11:05 am Tinggalkan komentar

02/01/2009 14:09:21
MUNGKID (KR) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang mengajukan tambahan dana Rp 1,6 miliar.
Dana tersebut sebagian untuk penambahan honorarium panitia penyelenggara pemilihan umum legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres) 2009.

Menurut Kasubag Umum KPU Kabupaten Magelang Hermawan, berdasarkan pengalaman periode lalu, anggaran yang diberikan kurang di beberapa pos. Untuk langkah antisipasi, pihaknya mengajukan penambahan anggaran mengejar pembahasan APBD Kabupaten Magelang tahun 2009. “Jadi kami mengajukan dana tambahan terlebih dahulu ke Pemkab sebelum nanti di tengah jalan kehabisan,” katanya ditemui wartawan di ruang kerjanya, kemarin.

Tambahan dana sebesar Rp 1,6 miliar itu, kata Hermawan, mayoritas untuk tambahan honorarium Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan beberapa personel pendukung pemungutan suara sebesar Rp 1,25 miliar. “Honor untuk PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak sebanding dengan beban pekerjaannya. Apalagi, partainya bertambah. Sementara honornya masih sama dengan honor pada pemilu 2004 lalu,” katanya.

“Untuk diketahui saja, honor PPK hanya Rp 350.000 untuk ketua dan Rp 300.000 untuk anggota. Bahkan di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), honor ketua Rp 150.000 dan anggota hanya Rp 100.000. Ini tak sebanding honor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Rp 1 juta untuk ketua dan Rp 750 ribu untuk anggota serta Rp 400 ribu untuk Pengawas Pemilu Lapangan (PPL),” ujarnya.
Selain untuk honorarium, kata Hermawan, tambahan dana itu juga untuk pengangkutan distribusi logistik Rp 246 miliar, pengamanan distribusi logistik Rp 89 juta dan advoasi hukum Rp 50 juta. Soal dana advokasi hukum ini, diperlukan mengingat pengalaman pada pemilihan bupati lalu, KPU Kabupaten Magelang pernah digugat oleh salah satu calon yang tidak terima. “Jadi harus ada antisipasi jika nanti ada caleg yang menggugat,” kata Ari Wibowo, salah satu anggota KPU setempat.
Terpisah, Ketua KPU Ahmad Majidun memperkirakan, hampir semua daerah akan mengalami kekurangan dana dari plot yang diberikan APBN. “Pengajuan dana ini hanya bersifat antisipatif.
Jika nanti dana dari APBN ada revisi dan jumlahnya cukup, kami tidak akan menggunakan dana APBD tambahan ini. Kami tidak akan menggunakannya jika nanti ternyata tidak diperlukan. Dan jika tidak digunakan, nanti akan dikembalikan,” ujarnya. (Bag/Yhr)-khttp://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=187598&actmenu=38

Entry filed under: Kabar Terkini. Tags: .

Sejarah Magelang TAKUT KENA SANKSI ; Warga Cari Akte Kelahiran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

kabar terbaru

mini statistik blog

  • 49,671 hits

RSS image shake

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Media.com


%d blogger menyukai ini: